Cara Menghitung Persentase, Contoh Soal dan Pembahasan


Cara Menghitung Persentase – Selamat datang kembali sobat iseng, kalau kemarin-kemarin saya sudah membahas alat ukur, kali ini saya akan membahas cara menghitung persen. Dalam kehidupan sehari-hari persen ini sangat sering kita jumpai terutama apabila berhubungan dengan uang seperti bunga bank, diskon, kenaikan gaji, dll. Pentingnya memahami cara menghitung persen tidak hanya dibutuhkan oleh pelajar, masyarakat secara umum seharusnya juga memahami materi ini mengingat sering kali kita temui. Jangan sampai kita merasa tertipu karena kita tidak memahami persen dalam kehidupan sehari-hari. Materi persen sendiri sebenarnya dibahas dalam pelajaran matematika pada bab bilangan dan pecahan dimana persen sebenarnya bagian dari pecahan.

persentase


Apa itu persen? Persen (simbilnya %) berarti “untuk setiap 100” atau “… dari 100”. Misalnya kita mengatakan “28 peserta ujian dari total 100 peserta dinyatakan lolos”, kalimat tersebut bisa kita ganti dengan “28 persen peserta ujian dinyatakan lolos.” Contoh lainnya bila kita berkata “Untuk setiap 100 kertas yang kalian kumpulkan, kalian dapat memilikinya 15” bisa kita ganti dengan “kalian bisa memiliki 15% kertas dari kertas yang kalian kumpulkan.”

Read More

Dalam Matematika persen diartikan per 100 atau dibagi 100

Untuk penjelasannya jika kita memiliki pecahan ¼, mari kita ubah ke pecahan desimal dengan membagi pembilang yaitu ‘1’ dengan penyebutnya ‘4’ menjadi 0,25. Untuk mengetahui nilai persennya tinggal kita kalikan saja dengan 100, 0,25 x 100 = 25%

Rumus untuk menghitung persen adalah Persentase (%) = Nilai Bagian/Nilai Seluruh x 100

Dengan menggunakan rumus di atas, bila ingin mendapat nilai persentasenya maka kita harus mengalikan pecahan dengan angka 100.

Contoh Soal dan Pembahasan

Contoh Soal :

Ayah membeli sebuah handphone yang dibandrol dengan harga Rp 2.500.00,00 namun karena ada promo maka ayah mendapat potongan harga sebesar Rp 200.000,00. Berapakah persentase dari potongan harga tersebut?

Jawaban :

Pertama kita harus menemukan Nilai Bagian dan Nilai Seluruh pada soal di atas
Nilai bagian = Rp 200.000,00
Nilai Seluruh = Rp 2.500.000,00
Nilai Persentase Potongan Harga = 200.000/2.500.000 x 100 = 8%
Atau bila bilangan pecahannya terlalu besar kalian bisa menyederhanakan terlebih dahulu dengan membaginya dengan angka yang dapat membagi baik penyebut maupun pembilangnya.

200.000/2.500.000  = 2/25

Baru setelah itu kalikan dengan 100

2/25 x 100 = 8%


Contoh Soal :

Mijon membeli membeli sebuah sepatu seharga Rp 300.000,00 dan mendapatkan diskon 15%, Berapa uang yang harus dibayarkan Mijon?
Jawaban :
Ada 2 cara untuk mengerjakan soal di atas
Cara 1
Diskon = 15% x Rp 300.000,00
Rp 45.000,00
Uang yang harus dibayar = harga semula – diskon
= Rp 300.000,00 – Rp 45.000,00
= Rp 255.000,00

Cara 2
Kita harus memahami bahwa 100% adalah sebenarnya nilai utuh (harga semula)
Persentase Barang            = Persentase harga semula – persentase diskon
= 100% – 15%
= 85%

Uang yang harus dibayarkan = Persentase barang x harga semula
= 85% x Rp 300.000,00
= Rp 255.000,00

Dua cara di atas memiliki hasil akhir yang sama yaitu Rp 255.000,00 , terserah kalian memakai cara pertama atau kedua


Contoh Soal :

Jika sebuah komputer dengan harga semula Rp 4.500.000,00 mendapat diskon sehingga menjadi Rp 3.750.000,00. Berapa persen diskon yang diberikan?

Jawaban :
Kita harus mencari tahu besarnya harga potongan yang diberikan
Potongan Harga = Harga semula – Harga setelah potongan
= Rp 4.500.000,00 – Rp 3.750.000,00
= Rp 750.000,00

Setelah itu kita cari persentase diskon dengan membagi potongan harga dengan harga semula dan mengalikannya dengan 100
% diskon = Rp 750.000,00/Rp 4.500.000,00 x 100 = 16,67%

 

Contoh Soal :

Ari membeli buah mangga 15 kg dengan harga per kilonya Rp 5.000,00 namun karena pengemasan yang kurang rapi, selama banyak buah mangga yang mengalami kerusakan tekstur. Terpaksa Ari harus menjual rugi mangga tersebut dengan harga Rp 4.000,00 per kilonya. Berapa persen kerugian yang diderita Ari akibat menjual mangga tersebut?

Jawaban :

Jika kalian menemui soal seperti ini hiraukan saja jumlah total kilogram yang dibeli Ari agar lebih cepat dalam mengerjakan soalnya
Kerugian/Keuntungan = Harga Jual – Harga Beli

= Rp 4.000,00 – Rp 5.000,00
= -Rp 1.000,00 (tanda negatif berarti kerugian yang diderita sebesar Rp 1.000,00)
% Rugi  = Kerugian/Harga Beli x 100
= Rp 1.000,00/ Rp 5.000,00 x 100
= 0,2 x 100
= 20%

Jadi Ari menderita kerugian sebesar 20% dari harga jual

Contoh Soal :

Dimas menjual sebuah buku matematika dengan harga Rp 12.000,00 dari hasil penjualan tersebut Dimas mengambil keuntungan sebesar 20%. Berapakah harga beli buku semula sebelum dijual oleh Dimas?

Jawaban :

Untuk mengerjakan soal tersebut kita harus memahami bahwa persentase harga jual tersebut adalah persentase keuntungan ditambah persentase harga semula
Jadi % Harga Jual = % Untung + % Harga Semula
= 20% + 100% (ingat harga semula 100%)
= 120%

Jadi harga jual sebesar Rp 12.000,00 itu sebesar 120% dari harga semula, sekarang kita bisa mencari harga semula menggunakan perbandingan persentase harga jual, persentase harga semula, harga jual dan harga semula

Harga Semula / Harga Jual = Persentase Harga Semula/Persentase Harga Jual
Harga Semula/ Rp 12.000,00 = 100%/120%
Harga Semula = (100%/120%) x Rp 12.000,00
Harga Semula = (5/6) x Rp 12.000,00
Harga Semula = Rp 10.000,00

Jadi Harga semula buku matematika yang dijual Dimas adalah Rp 10.000,00

 

Contoh Soal :

Yogi menginvestasikan uangnya sebesar Rp 1.000.000,00 pada suatu saham yang beredar di bursa efek indonesia. Pada akhir tahun keuntungan investasi yang didapat Yogi sebesar 10%. Berapa  keuntungan yang didapat Yogi atas investasi sahamnya?
Jawaban :

Besarnya keuntungan = persentase untung x investasi semula
= 10% x Rp 1.000.000,00
= Rp 1.000.000,00

Jadi keutungan yang didapat Yogi dari investasinya sebesar Rp 1.000.000,00

Baca Juga : Cara Penulisan Daftar Pustaka Lengkap
Baca Juga : Aturan Angka Penting dan Notasi Ilmiah
Contoh Soal :
Mahfud mempunyai 250 kelereng kemudian ia membeli lagi sebanyak 75 kelereng. Berapa persen pertambahan kelereng dari jumlah semula?

Jawaban :
% tambahan kelereng = Jumlah tambahan kelereng/ jumlah kelereng semula x 100
= 75/250 x 100
= 30%
Jadi kelereng mahfud bertambah sebesar 30% dari jumlah semula.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *